Tampilkan postingan dengan label any. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label any. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Juni 2010

PERATURAN WANITA SHOLIHAH


Kaum feminis bilang susah jadi wanita shalihah, lihat saja peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.

2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.


3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.

4. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang dari lelaki.

5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak harus selalu taat pada isterinya.

7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.

8. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak ada pada lelaki, makanya Kaum Feminisme nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM"

Pernahkah kita lihat sebaliknya..??

1. Benda yg mahal harganya tentu akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan..? Itulah bandingannya dengan seorang wanita Islam.

2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari Ayahnya. Bukankah ibu adalah seorang wanita..?

3. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-anak.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk,malaikat. Matinya jika karena melahirkan adalah syahid.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung boleh 4 org lelaki ini: Suaminya,ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui pintu mana saja yang disukainya cukup dgn 4 syarat saja: Shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Subhanallah.... demikian sayangnya ALLAH pada wanita shalihah.....

Selengkapnya...

20 KEISTIMEWAAN WANITA SHOLIHAH


Subhanallah, Allah menciptakan wanita begitu dahsyatnya, Check this out wanita shalihah...
1. Do’a wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : " Ibu lebih penyayang daripada Ayah dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.

2. Wanita yang shalihah itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang shalih (Al-Hadits)

3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa menangis Karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya (Al-Hadits)

4. Barang siapa yang membawa hadiah ( barang, makanan dari pasar kerumah ) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukai akan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S.
5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW ) di dalam surga.

6. Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga Saudara perempuan atau dua Saudara perempuan , lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah surga (Al-Hadits)

7. Dari Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka , maka mereka akan menjadi penghalang baginya api neraka."

8. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.

9. Apabila memanggilmu dua orang Ibu & Ayahmu maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga . Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab (Al-Hadits)

11. Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristigfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan rekannya ( serta menjaga sembahyang dan puasanya ). (Al-Hadits)

12. Aisyah r.a. berkata " aku bertanya pada rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda "suaminya". Siapa pulaberhak terhadap lelaki?" jawab Rasulullah SAW "Ibunya"

13. Apabila seorang isteri menunaikan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan menghormati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, masuklah kamu ke dalam syurga melalui mana-mana pintu yang kamu sukai. (Hadis riwayat Ahmad).

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia kedalam surga lebih dahulu daripada suaminya ( 10.000 tahun). (Al-Hadits)

15. Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristigfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan. (Al-Hadits)

16. Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT. (Al-Hadits)

17. Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkan. (Al-Hadits)

18. Apabila telah lahir ( anak ) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan. (Al-Hadits)

19. Apabila semalaman ( ibu ) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT. (Al-Hadits)

20. Nabi SAW mengatakan: Siapakah yang harus Qta cinta setelah Allah dan rasulnya, ialah Ibumu, Ibumu, Ibumu baru Ayahmu. (Al-Hadits)
Selengkapnya...

Jumat, 18 Juni 2010

Kasiat Kesegaran Strawbery


Berita gembira bagi anda yang senang mengkonsumsi buah strawberry. Berikut macam-macam manfaatnya:

1. Memutihkan Gigi
Strawberi juga memiliki kekuatan tersendiri untuk memutihkan gigi Anda. Hancurkan buah stroberi, kemudian dengan menggunakan jari, tempelkan pada gigi kemudian biarkan selama satu atau dua menit. Setelah itu gosok dengan sikat gigi secara menyeluruh. Untuk menghindari munculnya warna kuning pada gigi, sebaiknya gunakanlah sedotan kala minum teh, kopi, atau coca-cola. Dijamin minuman tak akan menyentuh gigi Anda.

2. Anti Kanker
Vitamin A yang terdapat di dalam buah ini, dapat membantu mencegah pembentukan radikal bebas, vitamin C menjaga reaksi bahaya di dalam sel, vitamin E can asam ellagic akan bertugas melindungi Binding sel Bari kerusakan karena radikal bebas. Asam ellagic akan membantu melumpuhkan kerja aktif sel kanker.

3. Anti Aging
Buah lambang cinta ini ternyata juga memiliki konsentrasi tujuh zat anti oksidan yang lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga stroberi merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh karena radikal bebas. Karena kandungan vitamin BI, B2, C dan Provitamin A pada stroberi dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit lebih cerah, bersih serta dapat mencegah teriadinya pengeriputan pada kulit.

4. Mengencangkan Kulit
Strawberi yang dimakan teratur dapat mengencangkan, menghaluskan, serta membuat warna kulit lebih cerah dan bersih. Selain dengan mengonsumsinya secara teratur tidak ada salahnya Anda mencoba resep ‘homemade’ lulur stroberi ini agar kulit Anda lebih ‘kinclong’. Siapkan 3 buah stroberi segar, 3 sendok makan madu, 3 sendok makan baking soda, 3 sendok makan gula pasir,
I beri sedikit air. Kemudian blenderlah semua bahan tadi hingga lembut. Stroberi akan membuat kulit Anda halus dan wangi, madu dipercaya mengandung banyak vitamin E, baking soda akan membantu membersihkan kulit, seclangkan gula yang berbentuk butiran akan bekerja seperti scrub yang akan membantu mengangkattumpukan Bel-Bel kulit math pada kulit Anda.

5. Mengatasi Panas Dalam
Ternyata dengan menikmati jus stroberi dapat melenyapkan panas dalam. Nah, berikut resep jus Strawberry yang dapat Anda cobs di rumah. Untuk bahannya Anda perlu menyiapkan 5 buah stroberi segar, cuci bersih kemudian potong-potong, 100 cc susu kacang kedelai, gula pasir secukupnya, 8 potong es batu. Kemudian campur seluruh bahan, lalu blender halus, hidangkan langsung dalam keadaan dingin. Ehm, yammie bukan? Tahukah Anda, selain rasanya yang enak dan dapat mengatasi panas dalam, bila Anda rutin mengonsumsi jus stroberi ini ternyata resep ini memiliki khasiat lain seperti dapat menyegarkan tubuh Anda, meningkatan kreativitas, memenuhi kebutuhan Vit.0 dalam tubuh.

6. Mencegah Leukimia
Buah strawberry juga memiliki efek terapi yang sangat baik untuk mencegah penyakit leukimia, anemia (kurang darah) dan penyakit darah. Dua macam zat yang terkandung di dalamnya, “stroberi amine” clan “asam tanae,, memiliki efek mengekang pertumbuhan dan terjadinya tumor ganas.
Ternyata
selain rasanya yang asam manis, bentuk dan warnanya menarik, buah stawbery juga sangat banyak manfaatnya. hemmm saya begitu suka dengan buah yang satu ini, walau rasanya agak asam, tetapi menyegarkan jika sudah dimakan. siapa yang mau mencoba.
Selengkapnya...

Tips Membuat Cover Letter

Dalam banyak hal surat lamaran Anda sama pentingnya dengan resume Anda. Karena kebanyakan pengusaha hanya skim membaca resume, anda harus menggunakan surat pengantar Anda membawa perhatian pada apa yang membuat anda orang terbaik untuk pekerjaan. Sebuah surat pengantar harus menyertai setiap resume dikirim keluar, baik melalui surat, fax, email atau posting online. Surat pengantar disesuaikan untuk lowongan pekerjaan spesifik dan majikan.

Tujuan dari Cover Letter

Cover Letter harus bertujuan mendukung CV Anda dalam rangka mendapatkan wawancara

Tujuan dari surat lamaran Anda dan CV adalah untuk meyakinkan pengusaha untuk menghabiskan waktu dan energi yang dibutuhkan untuk wawancara Anda. Oleh karena itu surat lamaran Anda tidak boleh gambaran yang dangkal, yang rinci biografi atau penuh pujian diri. Ini harus bertujuan mendukung resume Anda dalam mendapatkan Anda sebuah wawancara – tidak lebih dan tidak kurang.
Majikan adalah mencari jawaban atas pertanyaan dasar seperti: Dapatkah Anda melakukan pekerjaan? Apakah Anda akan cocok untuk pekerjaan? Bisakah Anda membawa pengalaman khusus lainnya atau keahlian dengan Anda? Surat pengantar juga dapat menjadi tempat yang baik untuk menjelaskan poin apa pun perhatian atau mengisi kekosongan yang dapat ditemukan dalam resume Anda. Contoh:

* Mengapa Anda mengubah pekerjaan begitu banyak kali?

* Mengapa Anda ingin bekerja di luar negeri – akan Anda berkomitmen untuk jangka panjang?
* Apakah Anda mampu bekerja dalam lingkungan baru hanya memiliki bekerja di satu perusahaan-to-date?
* Daftar resume peran manajerial tertentu, tetapi apakah Anda mampu mengelola orang-orang dari budaya yang berbeda?
* Ada daftar panjang bahasa komputer, tetapi apakah Anda benar-benar ditulis dalam mereka semua?

Jenis Cover Letters

Ada berbagai format surat pengantar untuk setiap situasi. Setiap orang memiliki gaya mereka sendiri tetapi pada dasarnya Anda dapat mematahkan mereka ke berikut

5 jenis Cover Letter

1. Standar surat pengantar
2. Respon untuk sebuah iklan
3. Dingin permohonan
4. Jaringan
5. Follow up / terima kasih surat

Surat pengantar harus dicetak atau sebaiknya ditulis tangan pada kualitas kertas dan mencakup tanggal, nama kontak, judul, nama perusahaan dan alamat lengkap. Mulailah dengan Dear Mr atau Ms, nama terakhir dan mengakhiri surat Anda dengan penutup sederhana dan menandatangani nama Anda dgn terang.

Jika Anda tidak memiliki nama kontak untuk menulis ke, alamat surat Anda kepada Departemen Sumber Daya Manusia.

Format Surat

Anda harus mencoba dan menyimpan surat itu sesederhana mungkin sementara masih menyampaikan semua poin-poin penting yang ingin Anda terkesan pada pembaca. Sebagai aturan, cobalah untuk tetap turun tidak lebih dari empat paragraf dan harus mencakup:

Menyimpan surat sesederhana mungkin

Paragraf pertama:

* Posisi yang dikehendaki
* Di mana / bagaimana Anda belajar tentang posisi / perusahaan
* Minat Anda pada posisi / perusahaan

Kedua / Ketiga:

* Jelaskan mengenai pengalaman dan keahlian
* Penjelasan tentang bagaimana dan mengapa Anda memenuhi syarat untuk posisi
* Mengidentifikasi sesuatu yang signifikan tentang perusahaan
* Menarik kesejajaran antara perusahaan dan tujuan karir Anda

Keempat:

* Mengulangi minat Anda pada posisi dan perusahaan
* Sertakan tindak lanjut (akan memanggil; mengharapkan panggilan)
* Berterima kasih atas waktu dan pertimbangan
* Menindaklanjuti

Simpanlah salinan asuransi surat

Jika Anda belum pernah mendengar dari majikan dalam waktu dua sampai tiga minggu mengirimkan resume, itu dapat diterima untuk menindaklanjuti melalui surat, email dari telepon. Penting untuk diingat bahwa meskipun beberapa majikan akan mengakui penerimaan resume, yang lain tidak punya waktu untuk menanggapi – jangan membahayakan kesempatan Anda dengan menjadi marah jika Anda belum pernah mendengar untuk sementara waktu. Simpanlah salinan surat pengantar untuk referensi ketika menindaklanjuti dengan majikan.
Selengkapnya...

Daftar Pertanyaan Wawancara Sukses

Di bawah ini adalah daftar pertanyaan-pertanyaan yang seringkali umumnya ditanyakan oleh interviewer kepada calon karyawannya. Daftar ini disarikan dari sebuah buku berjudul Sukses Mendapatkan Pekerjaan", karya Anna T. Yuniarti, S.Psi. Buku tersebut, berisikan panduan panduan dalam mendapatkan pekerjaan yang Anda idamkan.

Silakan dapatkan informasi selebihnya tentang buku tersebut ke laman website disini: http://www.gilland-ganesha.com

Adapun menurut Anna, pertanyaan pertanyaan pewawancara terbagi atas 12 bidang. Semua pertanyaan pertanyaan tersebut ditujukan untuk menggali aspek motivasi, aspek ketahanan terhadap tekanan/stres, aspek inisiatif, dan sikap kerja, kepercayaan diri . Kemudian untuk menggali berbagai aspek kemampuan memecahkan masalah, kemampuan membuat keputusan, dan kemampuan dalam keberhasilan. Selanjutnya untuk mengetahui aspek aspirasi diri, kelemahan pencari kerja, kemampuan sosialisasi terhadap lingkungan, aspek kemandirian dan terakhir aspek kepemimpinan
1. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Motivasi

* Mengapa Anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini?
* Apa yang membuat Anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini?
* Tanggung jawab apa yang Anda anggap penting dalam pekerjaan?
* Tantangan apa yang Anda cari dalam pekerjaan?
* Sebutkan dua hal yang memotivasi Anda dalam bekerja.
* Apa untuk memotivasi Anda dalam kehidupan pribadi Anda?
* Apa untuk memotivasi Anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit?
* Apa untuk memotivasi Anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan?
* Apa alasan Anda keluar dari perusahaan sebelumnya?
* Apa yang membuat Anda keluar dari perusahaan sebelumnya?
* Selama perjalanan karir Anda, posisi mana yang paling Anda sukai?
* Mengapa Anda ingin mengubah karir? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
* Apa arti bekerja bagi Anda?

2. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Ketahanan Terhadap Tekanan/Stress

* Apakah Anda dapat bekerja di bawah tekanan?
* Pernahkan Anda bekerja di bawah tekanan? Ceritakan bagaimana Anda menyikapinya?
* Dalam lingkungan kerja seperti apa Anda merasa nyaman? (Terstruktur atau tidak?)
* Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan Anda, bagaimana Anda menyikapinya?
* Bagaimana Anda menyikapi kritik yang diberikan kepada Anda?
* Seandainya Anda mendapatkan pekerjaan yang tidak Anda harapkan, apa yang akan Anda lakukan?
* Apa yang Anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan?
* Seandainya Anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan Anda lakukan?
* Masalah terbesar apa yang pernah Anda hadapi? Bagaimana Anda mengatasinya?

3. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Inisiatif

* Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini? Dan darimana serta bagaimana Anda mengetahuinya?
* Kriteria apa yang Anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang Anda harapkan menjadi tempat kerja Anda?
* Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah Anda ikuti.
* Bagaimana Anda mendapatkan pekerjaan selama ini? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) – untuk yang sudah pernah bekerja.

4. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Sikap Kerja

* Seandainya Anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi Anda, bagaimana Anda menyikapinya?
* Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang Anda pegang, bagaimana Anda menyikapinya?
* Ceritakan mengenai pengalaman kerja Anda . (untuk yang sudah bekerja)
* Apa tanggung jawab Anda pada posisi tersebut? (untuk yang sudah bekerja)

5. Daftar Pertanyaan

Kepercayaan Diri

* Menurut Anda, apa definisi/arti kesuksesan? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi Anda?
* Menurut Anda, apa definisi/arti kegagalan? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi Anda?
* Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi Anda .
* Pekerjaan apa yang telah Anda selesaikan dengan sukses?
* Apa peran Anda dalam kesuksesan tersebut?
* Bagaimana Anda memandang diri sendiri saat ini? Apakah sudah sukses?

6. Daftar Pertanyaan Wawancara:

"Kemampuan Memecahkan Masalah dan Membuat Keputusan"

* Masalah tersulit apa yang pernah Anda alami? Apa yang Anda lakukan? Bagaimana penyelesaiannya?
* Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar? Bagaimana cara mengatasinya?
* Ceritakan mengenai persoalan yang pernah Anda pecahkan.
* Ceritakan situasi dimana Anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
* Ceritakan dimana Anda harus membuat suatu keputusan.
* Ceritakan bagaimana Anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
* Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering Anda hadapi dalam pekerjaan.
* Apakah Anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan? Apa peran Anda dalam menyelesaikan masalah tersebut?
* Apakah Anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu? Apa yang Anda lakukan?
* Bagaimana Anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba?
* Bagaimana Anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah?
* Bagaimana Anda membuat suatu keputusan penting?
* Bagaimana Anda memecahkan masalah?
* Dalam situasi atau kondisi seperti apa, Anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan?
* Keputusan apa yang terasa sulit bagi Anda? Berikan Contohnya !
* Menurut Anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang?
* Apa yang Anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting?
* Apa yang Anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang Anda hadapi?
* Keputusan tersulit apa yang telah Anda buat selama tiga tahun terakhir?
* Kapan Anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit?

7. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Kemampuan Pencapaian Keberhasilan

* Apakah Anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit?
* Apakah Anda mempunyai prestasi yang dibanggakan? Ceritakan !
* Apakah Anda memiliki inisiatif? Bagaimana Anda menunjukkan hal tersebut? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah Anda ambil.
* Apakah Anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit? Atau yang sebelumnya Anda pikir tidak dapat Anda selesaikan?
* Bagaimana Anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja?
* Sebutkan prestasi yang pernah Anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
* Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup Anda !
* Apa kegagalan terbesar yang pernah Anda alami? Kekecewaan apa yang Anda alami?
* Bagaimana Anda mengatasi perasaan tersebut? Dan mengatasi kegagalan tersebut?
* Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong Anda dalam bekerja?
* Menurut Anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan?
* Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
* Apakah Anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko?
* Berdasarkan pengalaman Anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa Anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas?
* Mengapa Anda mengambil risiko tersebut?
* Risiko apa yang Anda hadapi saat mengajukan suatu usulan?
* Prestasi apa yang pernah Anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat Anda lupakan?
* Prestasi apa yang pernah Anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).

8. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspirasi Diri

* Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling Anda senangi? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling Anda tidak senangi? Kenapa?
* Apa cita-cita Anda ketika lulus sekolah? Ketika lulus kuliah?
* Apakah Anda berniat melanjutkan sekolah? Berniat melanjutkan kuliah?
* Menurut Anda, apakah nilai Anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik Anda?
* Kenapa kami harus memilih Anda?
* Bisakah Anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan Anda?
* Bagaimana pendapat Anda mengenai perusahaan ini?

9. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Kelemahan Diri

* Apakah Anda telah mencapai semua target yang telah Anda tetapkan? Bila tidak, mengapa?
* Bagaimana Anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut?
* Kelemahan apa yang muncul saat Anda dihadapkan pada tugas yang sulit?

10. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Sosialisasi

* Ceritakan kegiatan Anda di waktu senggang.
* Kegiatan apa yang Anda ikuti di lingkungan Anda?
* Seandainya Anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan Anda lakukan dalam organisasi tersebut?
* Selain belajar, kegiatan apa saja yang Anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah? Posisi apa yang Anda pegang?

11.
Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Kemandirian

* Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup Anda, yang Anda anggap sebagai keputusan Anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang Anda anggap bukan keputusan Anda sendiri.
* Mengapa Anda memilih jurusan?
* Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri Anda?
* Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut Anda sertakan?

12. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Kepemimpinan

* Sebutkan kepribadian yang Anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
* Menurut Anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin?
* Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin?
* Bagaimana cara Anda mendelegasikan suatu tanggung jawab?
* Apakah Anda membutuhkan pengawas dalam bekerja?
* Bagaimana cara Anda membuat suatu rencana kerja?
* Bagaimana cara Anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan Anda?
* Seandainya ada bawahan Anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana Anda menghadapinya?
* Atasan seperti apa yang Anda harapkan?
* Seandainya Anda kelebihan beban kerja, apa yang akan Anda lakukan?
* Bagaimana cara Anda untuk memotivasi seseorang?
* Atasan seperti apa yang menurut Anda sulit untuk diajak kerja sama?
* Bawahan seperti apa yang menurut Anda sulit untuk diajak kerja sama?
* Atasan seperti apa yang menurut Anda tidak adil?
* Seandainya Anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan Anda banyak yang menentangnya, bagaimana Anda mengatasinya?
Selengkapnya...

Daftar Pertanyaan Wawancara Sukses

Di bawah ini adalah daftar pertanyaan-pertanyaan yang seringkali umumnya ditanyakan oleh interviewer kepada calon karyawannya. Daftar ini disarikan dari sebuah buku berjudul Sukses Mendapatkan Pekerjaan", karya Anna T. Yuniarti, S.Psi. Buku tersebut, berisikan panduan panduan dalam mendapatkan pekerjaan yang Anda idamkan.

Silakan dapatkan informasi selebihnya tentang buku tersebut ke laman website disini: http://www.gilland-ganesha.com

Adapun menurut Anna, pertanyaan pertanyaan pewawancara terbagi atas 12 bidang. Semua pertanyaan pertanyaan tersebut ditujukan untuk menggali aspek motivasi, aspek ketahanan terhadap tekanan/stres, aspek inisiatif, dan sikap kerja, kepercayaan diri . Kemudian untuk menggali berbagai aspek kemampuan memecahkan masalah, kemampuan membuat keputusan, dan kemampuan dalam keberhasilan. Selanjutnya untuk mengetahui aspek aspirasi diri, kelemahan pencari kerja, kemampuan sosialisasi terhadap lingkungan, aspek kemandirian dan terakhir aspek kepemimpinan
1. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Motivasi

* Mengapa Anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini?
* Apa yang membuat Anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini?
* Tanggung jawab apa yang Anda anggap penting dalam pekerjaan?
* Tantangan apa yang Anda cari dalam pekerjaan?
* Sebutkan dua hal yang memotivasi Anda dalam bekerja.
* Apa untuk memotivasi Anda dalam kehidupan pribadi Anda?
* Apa untuk memotivasi Anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit?
* Apa untuk memotivasi Anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan?
* Apa alasan Anda keluar dari perusahaan sebelumnya?
* Apa yang membuat Anda keluar dari perusahaan sebelumnya?
* Selama perjalanan karir Anda, posisi mana yang paling Anda sukai?
* Mengapa Anda ingin mengubah karir? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
* Apa arti bekerja bagi Anda?

2. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Ketahanan Terhadap Tekanan/Stress

* Apakah Anda dapat bekerja di bawah tekanan?
* Pernahkan Anda bekerja di bawah tekanan? Ceritakan bagaimana Anda menyikapinya?
* Dalam lingkungan kerja seperti apa Anda merasa nyaman? (Terstruktur atau tidak?)
* Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan Anda, bagaimana Anda menyikapinya?
* Bagaimana Anda menyikapi kritik yang diberikan kepada Anda?
* Seandainya Anda mendapatkan pekerjaan yang tidak Anda harapkan, apa yang akan Anda lakukan?
* Apa yang Anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan?
* Seandainya Anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan Anda lakukan?
* Masalah terbesar apa yang pernah Anda hadapi? Bagaimana Anda mengatasinya?

3. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Inisiatif

* Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini? Dan darimana serta bagaimana Anda mengetahuinya?
* Kriteria apa yang Anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang Anda harapkan menjadi tempat kerja Anda?
* Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah Anda ikuti.
* Bagaimana Anda mendapatkan pekerjaan selama ini? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) – untuk yang sudah pernah bekerja.

4. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Sikap Kerja

* Seandainya Anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi Anda, bagaimana Anda menyikapinya?
* Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang Anda pegang, bagaimana Anda menyikapinya?
* Ceritakan mengenai pengalaman kerja Anda . (untuk yang sudah bekerja)
* Apa tanggung jawab Anda pada posisi tersebut? (untuk yang sudah bekerja)

5. Daftar Pertanyaan

Kepercayaan Diri

* Menurut Anda, apa definisi/arti kesuksesan? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi Anda?
* Menurut Anda, apa definisi/arti kegagalan? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi Anda?
* Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi Anda .
* Pekerjaan apa yang telah Anda selesaikan dengan sukses?
* Apa peran Anda dalam kesuksesan tersebut?
* Bagaimana Anda memandang diri sendiri saat ini? Apakah sudah sukses?

6. Daftar Pertanyaan Wawancara:

"Kemampuan Memecahkan Masalah dan Membuat Keputusan"

* Masalah tersulit apa yang pernah Anda alami? Apa yang Anda lakukan? Bagaimana penyelesaiannya?
* Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar? Bagaimana cara mengatasinya?
* Ceritakan mengenai persoalan yang pernah Anda pecahkan.
* Ceritakan situasi dimana Anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
* Ceritakan dimana Anda harus membuat suatu keputusan.
* Ceritakan bagaimana Anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
* Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering Anda hadapi dalam pekerjaan.
* Apakah Anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan? Apa peran Anda dalam menyelesaikan masalah tersebut?
* Apakah Anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu? Apa yang Anda lakukan?
* Bagaimana Anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba?
* Bagaimana Anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah?
* Bagaimana Anda membuat suatu keputusan penting?
* Bagaimana Anda memecahkan masalah?
* Dalam situasi atau kondisi seperti apa, Anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan?
* Keputusan apa yang terasa sulit bagi Anda? Berikan Contohnya !
* Menurut Anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang?
* Apa yang Anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting?
* Apa yang Anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang Anda hadapi?
* Keputusan tersulit apa yang telah Anda buat selama tiga tahun terakhir?
* Kapan Anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit?

7. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Kemampuan Pencapaian Keberhasilan

* Apakah Anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit?
* Apakah Anda mempunyai prestasi yang dibanggakan? Ceritakan !
* Apakah Anda memiliki inisiatif? Bagaimana Anda menunjukkan hal tersebut? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah Anda ambil.
* Apakah Anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit? Atau yang sebelumnya Anda pikir tidak dapat Anda selesaikan?
* Bagaimana Anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja?
* Sebutkan prestasi yang pernah Anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
* Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup Anda !
* Apa kegagalan terbesar yang pernah Anda alami? Kekecewaan apa yang Anda alami?
* Bagaimana Anda mengatasi perasaan tersebut? Dan mengatasi kegagalan tersebut?
* Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong Anda dalam bekerja?
* Menurut Anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan?
* Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
* Apakah Anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko?
* Berdasarkan pengalaman Anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa Anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas?
* Mengapa Anda mengambil risiko tersebut?
* Risiko apa yang Anda hadapi saat mengajukan suatu usulan?
* Prestasi apa yang pernah Anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat Anda lupakan?
* Prestasi apa yang pernah Anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).

8. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspirasi Diri

* Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling Anda senangi? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling Anda tidak senangi? Kenapa?
* Apa cita-cita Anda ketika lulus sekolah? Ketika lulus kuliah?
* Apakah Anda berniat melanjutkan sekolah? Berniat melanjutkan kuliah?
* Menurut Anda, apakah nilai Anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik Anda?
* Kenapa kami harus memilih Anda?
* Bisakah Anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan Anda?
* Bagaimana pendapat Anda mengenai perusahaan ini?

9. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Kelemahan Diri

* Apakah Anda telah mencapai semua target yang telah Anda tetapkan? Bila tidak, mengapa?
* Bagaimana Anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut?
* Kelemahan apa yang muncul saat Anda dihadapkan pada tugas yang sulit?

10. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Sosialisasi

* Ceritakan kegiatan Anda di waktu senggang.
* Kegiatan apa yang Anda ikuti di lingkungan Anda?
* Seandainya Anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan Anda lakukan dalam organisasi tersebut?
* Selain belajar, kegiatan apa saja yang Anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah? Posisi apa yang Anda pegang?

11.
Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Kemandirian

* Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup Anda, yang Anda anggap sebagai keputusan Anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang Anda anggap bukan keputusan Anda sendiri.
* Mengapa Anda memilih jurusan?
* Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri Anda?
* Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut Anda sertakan?

12. Daftar Pertanyaan Wawancara:

Aspek Kepemimpinan

* Sebutkan kepribadian yang Anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
* Menurut Anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin?
* Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin?
* Bagaimana cara Anda mendelegasikan suatu tanggung jawab?
* Apakah Anda membutuhkan pengawas dalam bekerja?
* Bagaimana cara Anda membuat suatu rencana kerja?
* Bagaimana cara Anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan Anda?
* Seandainya ada bawahan Anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana Anda menghadapinya?
* Atasan seperti apa yang Anda harapkan?
* Seandainya Anda kelebihan beban kerja, apa yang akan Anda lakukan?
* Bagaimana cara Anda untuk memotivasi seseorang?
* Atasan seperti apa yang menurut Anda sulit untuk diajak kerja sama?
* Bawahan seperti apa yang menurut Anda sulit untuk diajak kerja sama?
* Atasan seperti apa yang menurut Anda tidak adil?
* Seandainya Anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan Anda banyak yang menentangnya, bagaimana Anda mengatasinya?
Selengkapnya...

tips wawancara sukses

Saya ingin menyebarkan postingan yang menurut saya berguna sekali, secuil tapi sangat bermanfaat..


”Good luck untuk semua pengunjung blog ini”


WAWANCARA KERJA


Menjawab dengan cerdas, taktis dan optimis


Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.


1. Ceritakan tentang diri anda


Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar.


Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda“, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.


Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara.


Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.


Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.


Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah,” kata Erina Collins.


Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga - bunga, berapi-api apalagi munafik.


Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin -poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.


2. Hati-hati pertanyaan jebakan


Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara.


Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja.


Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?‘ dan pelamar itu menjawab ‘saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.’Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya,” ungkap Erina.


Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab “saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal.“


Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji. Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab “saya sering telat dan lupa waktu.” Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya “kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda.” atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat.“


Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti “Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?” sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya “Sudah, rencananya kami akan menikah akhir tahun ini.” Padahal, menurut Erina, jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. “Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja.


Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan, ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab “sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah.“


3. Semangat dan bahasa tubuh


Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan.


Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” dan sebaiknya gunakan “saya pikir…“, “menurut pendapat saya..“, “saya yakin…“, “saya optimis…“. Kata-kata “saya merasa …” atau “saya kurang…” mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan.


4.Cara berpakaian yang baik dalam wawancara


Berpakaian yang “baik” dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan - kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:


* Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau “kebiasaan” berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai “orang aneh’, disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar.


Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapih dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.


* Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis.,mengkilap, ngejreng).


* Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rokbawah, kancing baju atasan).


* Berpakaian dengan disain yang simple (tidak telalu banyak pernik-pernik, toch ini bukan acara pesta).


* Tidak berlebihan dalam menggunakan wangi-wangian dan perhiasan.


Berapa gaji yang anda minta ?


Bila dalam wawancara, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan Anda mau.


Pada umumnya perusahaan sudah mempunyai rentang standar gaji untuk jabatan-jabatan yang ditawarkan. Bagi pelamar untuk posisi yang lebih tinggi dan langka biasanya memiliki kekuatan tawar menawar yang lebih tinggi. Jadi dalam menjawab pertanyaan tersebut anda harus memperoleh gambaran dulu imbalan total yang akan anda terima dalam setahun.


Imbalan total adalah gaji dan tunjangan lain yang diberikan termasuk insentif dan bonus. Selain itu perlu ditanyakan apakah imbalan yang ditawarkan itu termasuk PPH atau netto.


Dalam menjawab pertanyaan tersebut jawablah imbalan yang anda harapkan setahun. Berdasarkan harga pasar yang sesuai untuk jabatan tersebut serta nilai tambah yang anda miliki. Jawablah dengan diplomatis: ” Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini.


Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp. …/tahun ditambah fasilitas-fasilitas lain sesuai dengan peraturan perusahaan.


Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik.


5.Variasi pertanyaan dalam wawancara


Bagi pelamar terutama bagi pemula pencari kerja perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang akan dihadapi.


Berikut ini kami berikan variasi-variasi pertanyaan yang kerap muncul dalam wawancara:


Pertanyaan mengenai riwayat pendidikan :


* Mengapa anda memilih jurusan tersebut?


* Mata pelajaran apa yang anda paling suka, jelaskan alasannya.


* Mata pelajaran apa yang kurang anda sukai, jelaskan alasannya.


* Pada tingkat pendidikan mana anda merasa paling berprestasi, mengapa?


* Apakah hasil ujian menggambarkan potensi anda, jelaskan?


* Siapakah yang membiayai studi anda?


* Bagaimana teman-teman atau guru mengambarkan mengenai diri anda?


* Dalam lingkungan macam apakah anda merasa dapat bekerja paling baik?


Pertanyaan mengenai pengalaman kerja :


* Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda


* Bagi yang belum pernah bekerja pada umumnya diminta untuk menceritakan mengenai aktivitas ekstra kurikuler selama studi.


* Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda, mohon dijelaskan.


* Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda dan bagaimana anda menyelesaikan hal tersebut.


* Dengan kolega macam apakah anda senang bekerja sama?


* Dengan boss macam apakah anda senang bekerja?


* Bagaimanakah anda memperlakuan anak buah anda?


Pertanyaan mengenai sasaran anda :


* Mengapa anda ingin bekerja dalam industri ini?


* Apakah yang mendorong anda melamar kepada perusahaan kami?


* Apakah yang anda inginkan dalam 5 tahun mendatang?


* Apakah yang anda inginkan dalam hidup anda?


* Apa yang anda lakukan untuk mencapai sasaran anda?


Pertanyaan mengenai organisasi yang ingin anda masuki :


* Apakah yang anda ketahui tentang organisasi yang akan anda masuki?


* Menurut anda faktor faktor sukses apa yang dibutuhkan seseorang untuk bekerja disini?


* Apakah yang anda cari dalam bekerja?


* Bagaimana anda dapat berkontribusi dalam perusahaan ini?


* Menurut anda apa visi dan misi dari organisasi ini?


Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing!


Selengkapnya...

Sabtu, 08 Mei 2010

Tingkah Laku Menuju Sukses

Tingkah Laku Menuju Sukses

Shiv Khera, seorang penulis buku You Can Win, menulis tentang suatu survei yang dilakukan terhadap eksekutif dari perusahaan-perusahaan besar di hampir seluruh dunia, dan pertanyaan yang diajukan sama, yaitu ”Jikalau Anda memiliki sebuah tongkat ajaib dan Anda mengetahui sesuatu yang dapat diubah yang dampaknya adalah dengan meningkatnya produktivitas dan laba, apakah itu?”
Jawabannya senada. Mereka semua mengatakan bahwa jikalau orang-orang memiliki sikap bertingkah laku yang lebih baik, mereka akan memiliki anggota tim yang lebih baik lagi, dan hal tersebut akan mengurangi hal-hal yang sia-sia, meningkatkan loyalitas, dan secara umum, membuat perusahaan tempat mereka bekerja menjadi tempat bekerja yang menyenangkan. Dengan kata lain, supaya sebuah perusahaan dapat berjalan dengan sukses, maka harus didukung dengan sumber daya manusia yang memadai yaitu orang-orang yang memiliki karakter, integritas, nilai hidup yang baik, dan tingkah laku yang positif (TQP – Total Quality People).

Edisi MANDIRI kali ini menyajikan artikel-artikel yang ditulis oleh mahasiswa program Magister Manajemen Unggulan Universitas Bina Nusantara sebagai salah satu tugas dalam mata kuliah People Skills. Ketrampilan ini (people skills) merupakan dua dari tiga kompetensi utama yang perlu dimiliki oleh seorang manajer, yaitu: intra-personal skills (self management) dan inter-personal skills (relationship, communication and networking), selain dari kemampuan analytical skills (hardskills dalam bidang manajemen seperti: marketing, finance, organization, information technology, dll).

Oleh BAHARUDDIN SURYADI

Sebagai contoh, seseorang yang dipekerjakan untuk menjadi ‘bell boy’ diajarkan banyak hal yang berkaitan dengan memberikan pelayanan kepada para tamu yang datang, mulai dari membukakan pintu untuk para tamu sampai dengan bagaimana cara memberikan senyum yang tulus supaya menggambarkan keramahan yang ditawarkan di dalam hotel tersebut. Hal tersebut tentulah akan sangat sulit untuk dilakukan jikalau pelayan tersebut tidak melakukannya dengan ‘hati’-nya. Seseorang tidak dapat terus berpura-pura untuk tersenyum, bahkan senyum yang dipaksakan atau yang dibuat-buat sangatlah mengganggu.
Hal demikian dapat kita lihat contoh konkret nya pada ‘The Calgary Tower’ yang berdiri tegak dengan ketinggian 190,8 meter. Total bobot yang dimilikinya adalah 10.884 ton dengan 6.349 ton, ±60% dari total bobot, berada di dalam tanah. Hal tersebut menunjukkan bahwa gedung-gedung pencakar langit memerlukan pondasi yang kokoh. Hal serupa kita lihat dalam kesuksesan, dan pondasi dari sebuah kesuksesan adalah tingkah laku.

Faktor-faktor penentu tingkah laku
Perlu diketahui bahwa tingkah laku yang kita miliki sekarang bukanlah sesuatu yang sudah ada sejak kita lahir melainkan suatu hal yang terus berkembang seiring dengan berjalannya roda kehidupan kita masing-masing. Secara garis besar, ada tiga faktor yang menentukan tingkah laku seseorang.

Lingkungan
Yang disebut dengan lingkungan adalah mulai dari tempat tinggal kita (rumah), sekolah, kantor sebagai tempat kerja kita sehari-hari, media massa yang kita tonton/dengar/baca setiap hari, latar belakang kebudayaan, latar belakang agama, latar belakang tradisi, latar belakang kepercayaan, lingkungan sosial serta lingkungan politik.
Di dalam lingkungan yang positif, output yang dihasilkan dari performa seseorang akan meningkat, sebaliknya di dalam lingkungan yang negatif, performa yang pada dasarnya sudah baik justru akan menghasilkan output yang kian menurun.
Corak kebudayaan di setiap tempat selalu berawal dari kedudukan yang paling atas kemudian mempengaruhi kedudukan yang lebih rendah di bawahnya, tidak pernah sebaliknya. Sebagai contoh, bilamana pemerintahan suatu negara dilingkupi dengan atmosfer yang penuh dengan kecurangan/kelicikan maka secara umum Anda akan menemukan bahwa orang-orang yang berada di bawah pemerintahan tersebut juga memiliki karakter yang tidak jauh berbeda, demikian sebaliknya.

Pengalaman
Kebiasaan kita dalam bertingkah laku berubah seiring dengan pengalaman kita terhadap orang lain dan peristiwa yang terjadi di dalam hidup kita. Jika kita memiliki pengalaman yang positif dengan seseorang, maka secara natural kita akan bersikap positif pula terhadap orang tersebut, demikian juga sebaliknya.

Pendidikan
Pendidikan yang dimaksudkan di sini mencakup baik pendidikan formal maupun pendidikan informal, tidak sekedar jenjang akademik. Sering kali kita tidak menyadari bahwa kebutuhan kita terhadap informasi terpenuhi akan tetapi sangat kekurangan dalam hal pengetahuan dan kebijaksanaan. Pendidikan seharusnya tidak hanya mengajarkan kita bagaimana agar dapat tetap hidup tetapi juga bagaimana kita seharusnya menjalani hidup.
Keuntungan memiliki tingkah laku
yang positif
Hal ini sangatlah mudah untuk dilihat dan banyak sekali. Akan tetapi sesuatu yang mudah terlihat pada saat yang bersamaan menjadi sesuatu yang mudah terlewatkan. Beberapa di antaranya, yaitu:
meningkatkan produktivitas
mendorong kinerja tim
menyelesaikan masalah
meningkatkan kualitas
menghasilkan loyalitas
meningkatkan profit
mendorong terciptanya hubungan yang baik antara karyawan, atasan dan pelanggan
membantu seseorang untuk menjadi anggota sosial yang berkontribusi
membentuk karakter yang menyenangkan

Sebaliknya, dengan memiliki tingkah laku yang negatif, akan menjadikan kita sebagai batu sandungan bagi diri kita sendiri. Orang-orang dengan tingkah laku yang negatif akan menghadapi masa sulit dalam mempertahankan persahabatan, pekerjaan, pernikahan dan hubungan secara umum.

Langkah-langkah untuk membentuk
tingkah laku yang positif
Seperti kita ketahui bahwa tingkah laku seseorang terbentuk mulai pada saat dia lahir ke dalam dunia ini, kemudian terus berkembang seiring dengan berjalannya roda kehidupan seseorang, dan masa yang terbaik untuk membentuk karakter seseorang adalah pada masa pertumbuhan seseorang, mulai dari masih di dalam kandungan, masa balita, kemudian masa anak-anak, sampai seseorang beranjak dari remaja menjadi dewasa adalah masa yang tepat untuk membentuk karakter seseorang.
Bagaimanakah cara membentuk dan mempertahankan tingkah laku yang positif? Hal yang pertama adalah kepekaan terhadap hal-hal mendasar yang dapat membentuk tingkah laku yang positif, kemudian seseorang juga harus memiliki keinginan untuk menjadi seseorang yang positif, dan meningkatkan disiplin dan dedikasi untuk mempraktekkan hal-hal tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan seseorang demi membentuk tingkah laku yang positif antara lain:

Ubah fokus, lihatlah segi positifnya
Kita harus menjadi seorang pencari yang baik. Kita harus fokus terhadap hal-hal yang positif di dalam hidup kita. Mulailah dengan melihat seseorang akan hal-hal yang baik, daripada mencari-cari kekurangan atau kesalahan yang terdapat pada orang tersebut.
Contoh sederhana adalah seorang yang memiliki mata pencaharian sebagai seorang penambang emas. Ketika orang tersebut ingin mengambil, katakanlah satu ons emas, penambang tersebut harus terlebih dahulu mengangkat/menyingkirkan batu-batu, kerikil, dan debu yang banyaknya 50, 100 atau bahkan 1000 kali lebih banyak dari emas yang dicari tersebut.
Akan tetapi ketika penambang tersebut melakukan pekerjaannya tersebut, apakah dia memberikan fokusnya terhadap debu-debu atau batu-batu yang disingkirkan? Tentu saja tidak, kalau dia benar melakukan hal tersebut tentunya dia tidak akan pernah menjadi seorang penambang emas yang baik, malahan dia akan terus dibebani tekanan karena ketidakberhasilannya itu.

Mulailah sebuah kebiasaan untuk melakukannya sekarang juga
Sering kali kita melakukan penundaan terhadap hal-hal yang ada di dalam hidup kita, dan sering kali pula ketika kita mengetahui bahwa kita telah melakukan penundaan, hal tersebut malahan akan menyebabkan penyesalan di dalam diri kita masing-masing. Melakukan penundaan adalah hal yang buruk untuk dilakukan. Kebiasaan melakukan penundaan akan lebih melelahkan kita dibandingkan usaha yang diperlukan untuk menyelesaikannya.
Sebuah tugas atau pekerjaan yang terselesaikan adalah sesuatu hal yang memuaskan dan membuat kita bersemangat, sebaliknya sebuah tugas yang tak terselesaikan sangatlah memboroskan tenaga layaknya seperti kebocoran.
Benjamin Franklin mengatakan ”Never leave till tomorrow which you can do today”. Dengan kata lain, janganlah kita menunda segala sesuatu hal yang dapat diselesaikan hari ini juga, karena hal tersebut pada akhirnya akan menyebabkan kita menyesal. Jika Anda ingin membentuk serta mempertahankan tingkah laku yang positif, Anda harus membiasakannya mulai dari sekarang dan saat ini juga.

Bangun sebuah sikap mensyukuri
Ketika seseorang yang oleh sebab kecelakaan atau pun penyakit yang dideritanya, orang tersebut mengalami kebutaan atau kelumpuhan bagian tubuh, tetapi pada akhirnya memenangkan sebuah hadiah yang nilainya ratusan juta rupiah. Berapa banyak dari kita yang ingin bertukar tempat dengannya? Tidak banyak. Mengapa? Karena kita terlalu sibuk untuk memperhatikan hal-hal yang tidak kita miliki seperti kehilangan penglihatan atau hal-hal lainnya.
Perhatikanlah kebaikan-kebaikan yang ada di dalam diri Anda, bukan masalah-masalah Anda atau pun kekurangan-kekurangan Anda.

Lakukanlah kegiatan belajar yang
berkelanjutan
Apakah kita benar-benar mendapat pendidikan di bangku-bangku sekolah dan perguruan-perguruan tinggi? Mungkin sebagian akan menjawab ya, akan tetapi lebih banyak lagi yang akan menjawab tidak. Bukan berarti bahwa kita tidak memerlukan hal-hal yang dapat kita peroleh dari bangku sekolah, katakanlah informasi, pengetahuan, dan lain-lain. Akan tetapi kita perlu mengetahui hal yang sebenarnya dari sebuah pendidikan.
Bagaimana caranya? Dengan melakukan kegiatan belajar secara kontinu terus-menerus baik itu dengan membaca buku, membaca sumber-sumber informasi lain seperti media cetak dan elektronik, serta menghadiri seminar-seminar untuk lebih melengkapi pengetahuan kita. Dan akan lebih baik lagi bilamana kitalah yang mengadakan seminar-seminar tersebut. Sebab dalam hal belajar dan mengajar, sebenarnya keuntungan yang lebih besar terdapat di dalam diri sang pengajar. Karena dengan melakukan hal tersebut, dia sedang melatih dirinya sendiri tentang seuatu subjek (latihan secara terus- menerus akan menuju kesempurnaan).
Seseorang bisa dan mungkin menjadi sukses dengan atau tanpa pendidikan formal jika memiliki hal-hal berikut ini; karakter, komitmen, itikad, sopan-santun, keberanian dan semangat.

Membentuk self-esteem yang positif
Apakah self-esteem tersebut? Self-esteem adalah bagaimana perasaan kita terhadap diri kita sendiri. Ketika kita sendiri merasa bahwa diri kita itu adalah baik, maka performa kita akan meningkat seiring dengannya.
Bagaimana kita membentuk hal tersebut? Cara yang paling cepat dalam melakukan hal tersebut adalah dengan melakukan sesuatu kepada seseorang yang tidak dapat dibalas dengan uang atau pun sejenisnya. Sebab di dalam dunia ini, manusia dapat dikategorikan menjadi dua kategori besar, yaitu sang penerima dan sang pemberi. Sang penerima dapat makan dengan nyaman, akan tetapi sang pemberi dapat tidur dengan nyaman. Pemberi mempunyai self-esteem yang tinggi, sikap yang positif dan mereka melayani masyarakat.

Jauhi pengaruh buruk
Ada beberapa hal-hal yang harus kita hindari di dalam hidup kita ini, supaya kita tidak ikut tersejerumus ke dalamnya.
Hal pertama yang harus kita hindari adalah orang-orang yang negatif. Tahukah Anda bahwa di dalam ilmu beladiri, Anda akan diajarkan untuk menghindari sebuah serangan. Jadi daripada Anda melakukan pertahanan (blocking), Anda akan dianjurkan untuk melakukan langkah menghindari. Mengapa? Karena untuk melakukan blocking Anda memerlukan tenaga. Jadi daripada menghabiskan tenaga untuk melawan lebih baik Anda menghindar. Sama halnya dengan ilmu bela diri tersebut, ketika Anda meladeni orang-orang yang ingin mencelakakan Anda atau ingin memberikan pengaruh negatif terhadap Anda, Anda harus menghindar. Tetapi untuk melakukan hal tersebut, hal yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah menyadarinya.
Jangan biarkan orang-orang yang negatif menjerumuskan Anda. Ingatlah bahwa karakter seseorang tidak hanya dinilai oleh tempat dia bekerja atau pun tempat-tempat yang sering dikunjunginya tetapi juga tempat-tempat yang tidak ia kunjungi.
Hal lainnya adalah merokok, obat-obat keras dan alkohol, hal-hal ini sangatlah menjerumuskan kita. Seperti kita ketahui bahwa hal seperti meminum minuman keras menjadi suatu hal yang umum di mata masyarakat, mereka melakukannya untuk merayakan sesuatu, atau sekadar menemani teman, atau untuk menyenangkan hati bos ketika sedang menemaninya minum atau pun hanya untuk menghilangkan stress, ketahuilah bahwa hal tersebut dapat membawa kita ke dalam masalah-masalah baru yang tidak kita kehendaki dan akan makin menjerumuskan kita bila kita segera menyadarinya dan menghentikannya.
Berikutnya adalah pornografi, tahukan Anda bahwa sebagian besar penyebab kasus pemerkosaan yang terjadi dewasa ini disebabkan karena sang pelaku telah mengonsumsi hal-hal yang berbau pornografi sebelum dia melakukan tindak kejahatan tersebut.
Tontonan negatif. Contohnya adalah film-film yang sekarang beredar penuh dengan warna kekerasan, kejahatan, kriminalitas dan segala sesuatu yang berbau negatif. Hal ini akan membahayakan terutama bagi anak-anak karena pada masa mudalah seseorang itu justru lebih mudah terpengaruh.
Hal lainnya adalah musik keras. Tahukan anda bahwa musik-musik keras yang kita dengar serta tontonan yang kita lihat secara tidak sadar akan mempengaruhi kita. Sebuah tes musik pernah dilakukan terhadap dua buah tanaman, yang satu didekatkan dengan radio yang memutar musik-musik keras, sedangkan yang lainnya didekatkan dengan musik yang memutar musik-musik klasik. Hasilnya? Tumbuhan yang pertama layu keesokan harinya, sedangkan yang lainnya tetap segar dan bahkan lebih segar. Menarik bukan?

Mulailah untuk menyukai hal-hal yang kita perlukan
Ada hal-hal yang perlu kita lakukan meskipun kita tidak menghendakinya, Contohnya seorang ibu yang harus menjagai anak-anaknya. Hal tersebut bukanlah permainan dan mungkin bahkan menyakitkan atau melelahkan. Akan tetapi jika kita belajar untuk menyukainya, hal yang tidak mungkin dapat menjadi hal yang mungkin.

Mulailah hari Anda dengan sesuatu
yang positif
Membaca atau mendengar sesuatu yang positif di pagi hari akan melatih kita untuk merespon terhadap hal-hal yang positif di dalam hidup kita. Dan apabila kita melakukan dengan telaten, maka hal tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan yang pada akhirnya memberikan efek yang positif bagi diri kita sendiri.
Akhir kata, mulailah untuk membuat daftar hal-hal yang ingin kita ubah di dalam diri kita. Kemudian buatlah pula daftar keuntungan-keuntungan atau segi positif dari perubahan tersebut. Pada akhirnya, buatlah skema waktu dan yakinkan diri Anda untuk menjalankannya. Dan cobalah untuk memulai dari lingkungan sekitar Anda, seperti rumah, kantor dan lingkungan sosial Anda. n
Selengkapnya...

Minggu, 02 Mei 2010

Tips Makeup Untuk Wanita Berjilbab

Tips Makeup Untuk Wanita Berjilbab
Saat seseorang mengenakan kerudung, otomatis bagian wajah akan menjadi pusat perhatian. Karenanya Anda perlu berhati-hati memilih gaya riasan yang sesuai dengan pemilihan model kerudung. Dalam buku “Serasi” dan “Gaya Berkerudung” karangan Tini Sardadi dan Amy Wirabudi, dijelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perempuan berkerudung dalam bermake up.
1. Alis
Bagi mereka yang berkerudung, alis yang berantakan akan jauh lebih terlihat dibanding mereka yang tak berkerudung. Alis yang berantakan membuat muka terlihat kusam dan tidak segar. Gunakan pensil alis untuk menggambar bentuk alis, hindari membuat tato alis karena terkesan tidak alami. Berhati-hatilah memilih bentuk alis, jangan sampai memberi kesan wajah Anda sedih, heran, kaget atau marah.
2. Pemilihan warna
Dalam melakukan pemilihan warna make up, hindarkan menonjolkan mata dan bibir sekaligus. Pilih salah satunya, mata atau bibir saja. Jika Anda memilih mata, maka pilih warna “nude” untuk bibir. Demikian pula sebaliknya, jika mata diberi warna “keras”, maka gunakan warna muda untuk mata. Saat Anda memakai kerudung berwarna gelap atau bermotif ramai, disarankan untuk memilih warna lembut dalam riasan mata. Sementara itu jika kerudung berwarna muda atau motifnya tidak terlalu ramai, maka Anda dapat memilih warna yang agak gelap untuk menampilkan keindahan mata.
3. Shading dan highlight
Untuk make up, aplikasi shading dan highlight ikut menentukan baik atau tidaknya hasil akhir. Shading yang memberi efek gelap diaplikasikan untuk memberi efek cekung atau kecil.Jika bentuk wajah Anda segitiga, shading tetap perlu diberikan pada ujung dagu. Demikian pula jika bentuk muka Anda lonjong atau panjang. Untuk shading, gunakan alas bedak yang warnanya dua tingkat lebih gelap dari alas bedak Anda.
Selengkapnya...

Tips Membuat Kaki Lembut

Kulit kaki yang lembut dan halus, walaupun efeknya tidak langsung terlihat karena tidak semenonjol kulit wajah, tapi memberikan spirit tersendiri yang membuat Anda merasa cantik keseluruhan. Berikut tipsnya:
Sediakan:
8 buah strawberry
2 sendok makan olive oil (minyak zaitun)
1 sendok teh garam mandi (bisa dibeli di toko kosmetik)
1/2 sendok teh kacang almond yang telah dicincang halus
Cara membuat:
- Campurkan semua bahan dalam satu wadah
- Aduk perlahan-lahan sampai teksturnya berubah menjadi pasta.
- Hati-hati terlalu lama mengaduk. Buah strawberry banyak mengandung air, hingga berisiko membuat “adonan” jadi terlalu cair.
Cara pemakaian:
- Lumurkan pasta strawberry tersebut ke kaki Anda, sambil dipijat.
- Setelah kering, gosok perlahan-lahan, terutama pada bagian tumit dan sela-sela kaki.
- Bersihkan dengan air dingin kemudian keringkan dengan handuk.
- Lakukan minimal dua minggu sekali. Selamat mencoba!

Tips Cantik Dengan Pijat Wajah
Teknik pemijatan yang telah dipraktekkan selama berabad-abad ini memang dapat membuat rileks tubuh dan pikiran. Demikian pula pemijatan pada wajah, akan membuat peredaran darah lebih lancar, stres terbang dan rona wajah pun akan terlihat lebih cantik dan segar. Anda bisa melakukan sendiri teknik pijat wajah ini. Yang Anda perlukan hanya pelembap dan tentunya tangan yang bersih. Berikut tips-tipsnya:
- Bersihkan wajah dan memakai penyegar poleskan pelembap di seluruh wajah dan leher dengan gerakan menyapu ke arah atas.
- Cubit pelan daerah mulai tulang pipi sampai garis rahang (untuk pagi hari). Lakukan gerakan melingkar dengan garis telunjuk (untuk pijat malam hari). Tekan selama beberapa detik pada daerah yang tegang. Biasanya pada sudut dalam dan luar mata serta pangkal alis.
- Tepukkan tiga jari tangan di seluruh wajah dengan berirama. Lakukan mulai dari dagu bergerak perlahan ke garis rahang dan pipi ke arah atas sampai ke bawah mata. Tapi hindari daerah sekitar mata.
- Gunakan dua jari Anda untuk memijat daerah dahi, mulai batas alis sampai garis rambut.
- Sentuhan terakhir adalah dengan menempatkan kedua tangan bersama-sama di samping hidung dan mulut, lalu usapkan telapak tangan ke seluruh wajah beberapa kali.
Selengkapnya...

Jumat, 23 April 2010

TIPS MEMILIH BUSANA KERJA

Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa tampil lebih chic di tempat kerja. Sematkanlah aksesori cantik yang sesuai dan melangkahlah dengan penuh percaya diri.

Gaya preppy girl juga bisa menjadi inspirasi busana kerja. Padankan rok hitam A-line, kemeja putih, dan sweater merah marun. Pilihan lain, kardigan oranye, tank top, dan celana abu-abu.Rok A-line akan memberi kesan feminin. Pilih warna netral, sehingga mudah dipadukan dengan koleksi busana yang lain.

Kemeja putih dan motif garis yang sebetulnya terkesan "datar" akan lebih atraktif dengan padanan rok tweed selutut. Aksen pita dan permainan motif minimalis pada rok terlihat chic dan modern.Untuk gaya maskulin, pilih setelan blazer dan celana abu-abu dengan blus motif bunga aksen renda. Sebaliknya, kenakan blus pink aksen ruffles bersama rok hitam bergaris untuk memperoleh kesan feminin.

Tips :
- Koleksi penting yang harus dimiliki untuk busana kerja adalah blazer, celana panjang/ rok, dan blus. Pilih yang kualitas jahitannya baik dan berwarna netral. Dengan demikian bisa mudah dipadu-padankan agar penampilan tidak membosankan.

- Bagi yang bertubuh besar, pilih rok berpotongan lurus 7/8 dengan belahan di bagian belakang atau pada salah satu sisinya. Rok model ini akan menyembunyikan bagian paha dan betis yang cenderung besar.

- Jangan memaksa mengenakan blus terlalu ketat. Untuk tubuh besar, sebaiknya memakai
blus dengan potongan kemeja dengan ukuran yang sesuai.

- Tambahkan aksesori dalam warna-warna cerah agar penampilan tampak lebih dinamis.

Selengkapnya...

TIPS GAYA BUSANA MUSLIM

Beberapa tips gaya busana muslim, antara lain :

* Pilihlah jenis busana muslim dengan bahan yang nyaman dan sesuai untuk busana kerja, yaitu tidak terlalu “ berat dan tidak mudah kusut”. Pilihlah warna yang natural seperti warna pastel atau palet netral misalnya krem, hitam, cokelat, abu-abu dan biru tua. Hindari warna yang ngejreng dan motif yang ramai. Motif polos yang lembut atau netral akan memberikan kesan profesional dan lebih mudah dipadupadakan satu sama lainnya.

* Adapun untuk motifnya, lebih baik Anda memilih corak yang lembut dan berkesan dinamis, seperti garis-garis tipis. Corak floral juga bisa menjadi pilihan, namun hindari yang memiliki ukuran besar. Lebih baik kenakan ukuran yang lebih kecil dengan warna yang lembut. Padukan dengan bawahan, luaran dan jilbab yang senada.

* Untuk model, Anda bisa memilih jenis celana panjang berpotongan pipa dengan atasan tunik atau jas berbahan ringan. Blazer atau cardigan juga bisa Anda pilih sebagai alternatif luaran. Untuk dalaman Anda bisa memakai blus. Untuk bawahan bisa juga memakai rok panjang dengan lingkaran yang tidak terlalu lebar. Gunakan jilbab yang bermotif tidak terlalu ramai. Sebagai aksen, boleh juga Anda memakai kerudung dengan sedikit motif ditepinya.

* Bagi mereka yang pekerja lapangan, bisa memakai rangkaian busana muslim yang tidak membatasi gerak tubuh. Padanan tunik dan celana bisa jadi alternatif yang tepat. Pilihan lainnya, padupadan busana kontemporer yang dikenakan secara berlapis misalnya, blus, jaket, celana panjang.

* Bila ingin tampil ringkas dengan mengenakan kemeja, sebaiknya pilih bagian kerahnya tinggi dan mampu menutup leher. Dengan begitu langsung mengenakan jilbab. Tampilan seperti itu lebih rapi, praktis, dan modern.

* Sementara, mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu di kantor dapat memilih baju muslim yang bergaya feminim maupun trendi. Paduan kemeja atau tunik dengan rok misalnya.

* Lengkapi penampilan dengan menggunakan tas dan sepatu dengan warna netral seperti cokelat atau hitam. Gunakan hak sepatu yang tidak lebih dari lima senti. Dengan demikian, penampilan Anda akan terlihat lebih percaya diri dan profesional. Temukan pula beragam grosir jilbab, grosir busana muslim, grosir baju muslim untuk melengkapi koleksi anda. Selengkapnya...

Selasa, 23 Februari 2010

SISTEM PENDIDIKAN

SISTEM PENDIDIKAN

A. Sistem Kredit Semerter

Sistem pendidikan program Diploma III Politeknik Pratama Mulia Surakarta itu diselenggarakan berdasarka SKS (Satuan Kredit Semester) dengan beban studi 110-120 SKS terbagi dalam 6 (enam) semester. Dengan waktu studi s/d 10 semester, sedang untuk program Diploma I dengan beban 40 s/d 50 SKS terbagi dalam 2 semester dengan penajamam profesionalisme.

Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit. Satu semester setara dengan 16-18 minggu kerja.



Tujuan penerapan sistem kredit di perguruan tinggi di Indonesia adalah agar perguruan tinggi tersebut dapat lebih memenugi tuntutan pembangunan, karena di dalamnya dimungkinkan penyajian program pendidikan yang bervariasi dan fleksibel, sehingga memberi kemungkinan lebih luas kepada mahasiswa untuk memilih program menujusuatu macam jenjang profesi tertentu yang dituntut oleh pembangunan. Secara khusus tujuan penerapan sistem kredit adalah sebagai berikut.

1. Untuk memberikan kesembapan kepada mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu singkat.

2. Untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa supaya dapat mengambil mata kuliah-mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan.

3. Untuk memberikan agar sistem pendidikan dengan input dan output jamak dapat dilaksanakan.

4. Untuk mempermudah penyesuaian kurikulum dari waktu ke waktu dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang pesat.

5. Untuk memberi kemungkinan agar sytem evaluasi atas kemajuan belajar mahasiswa dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.

6. Untuk memungkinkan pengalihan (transfer) kredit antara program studi dalam Politeknik Pratama Mulia Surakarta.

7. Untuk memungkinkan perpindahan mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang satu ke Perguruan Tinggi yang lain.

Kegiatan pendidikan dan pengajaran meliputi aktifitas:

1. Tatap muka terstruktur dan mandiri
2. penjelasan secara demonstrasi
3. Praktikum
4. Ceramah ilmiah dan seminar
5. Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
6. Praktek Kerja Lapangan (PKL)
7. Tugas Akhir (Rancang bangun atau Magang)

Pada semester I setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti perkuliahan sesuai dengan paket mata kuliah yang telah ditetapkan. Selanjutnya untuk perkuliahan semerter berikutnya wajib merencanakan, memilih dan menentukan mata kuliah yang akan diambil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

B. SATUAN KREDIT SEMESTER

Satuan kredit semester (SKS) ditentukan berdasarkan atas beban kegiatan yang meliputi keseluruhan dalam tiga macam kegiatan perminggu sebagai berikut:

1. Untuk Mahasiswa

a. Kuliah Teori

1) 50 menit acara tatap muka terjadwal dengan tenaga pengajar.

2) 60 menit acara kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatanstudi yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh tenaga pengajar yang bersangkutan.

3) 60 menit acara kegiatan akademik mandiri yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas akademik.

b. Kuliah Praktikum

1) 100-150 menit acara tatap muka terjadwal dengan tenaga pengajar.

2) 60 menit acara kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh tenaga pengajar yang bersangkutan.

3) 60 menit acara kegiatanakademik mandiri yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas akademik.

2. Untuk Tenaga Pengajar

a. Kuliah Teori

1) 50 menit acara tatap muka terjadwal dengan mahasiswa.

2) 60 menit acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur.

3) 60 menit pengembangan materi kuliah.

b. Kuliah Praktek

1) 100-150 menit acara tatap muka terjadwal dengan mahasiswa.

2) 60 menit acara kegiatan akademik terstruktur.

3) 60 menit acara kegiatan akademik mandiri yaitu kegiatan yang harus dilakukan tenaga pengajar untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas akademik.

C. Jumlah dan Prosedur Penentuan Beban Studi

IP Semester Yang Diperoleh


Jumlah Kredit Max Yang Boleh Diambil

>3,00

2,5 – 2,99

2,0 – 2,49

1,0 – 1,99

<>


21 - 24 SKS

18 - 21 SKS

15 - 18 SKS

12 - 15 SKS

12 <>
Selengkapnya...

Jumat, 05 Februari 2010

THE LIANG GIE

ORGANISASI MENURUT: The Liang Gie. Administrasi Perkantoran Modern hal:71
John Pfifner & S. Owen Lane
”Organization structure is the relationship of workers and their activities to one another and the whole, the parts being the tasks, jobs, or functions, and the respective members of the personnel who perform them”

Struktur organisasi adalah hubungan diantara karyawan-karyawan dan aktivitas-aktivitas mereka satu sama lain serta terhadap keseluruhan di mana bagian-bagiannya adalah tugas-tugas, pekerjaan-pekerjaan atau fungsi-fungsi dan masing-masing anggota dari kelompok pegawai yang melaksanakannya.

George Terry
”Organization structure can be defined as:
The entity which shows the relationship among functions and the relative the authority and responsibility of the individual who is in charge of or accountable for each respective function.
The organization structure can be thought of as the over-all framework joining the functions of an enterprise and establishing definite relationship among the personnel who perform the respective functions. In actual practice the term ‘organization’ is used interchangeably with ‘organization structure’.”

(struktur organisasi dapat dirumuskan sebagai:
Perwujudan yang menunjukkan hubungan diantara fungsi-fungsi serta wewenang dan tanggung jawab yang bergungungan satu sama lain dari orang yang diberi tugas atau bertanggung jawab atas setiap fungsi yang bersangkutan. Struktur organisasi dapat dipandang sebagai kerangka menyeluruh yang menghubungkan fungsi-fungsi daru suatu badan usaha dan menetapkan hubungan-hubungan yang tetap diantara pegawai-pegawai yang melaksanakan fungsi masing-masing. Dalam praktik se nyatanya istilah ’organisasi’ dipakai secara silih berganti dengan ’struktur organisasi’). Selengkapnya...

CV KAJUR Sekretaris


Berikut ini adalah CV dari Kajur D3 Administrasi Perkantoran dan Sekretaris POLITAMA Surakarta.
NAMA LENGKAP : Hj. Siti Achaliyah, S.Sos
NAMA PANGGILAN : Lia
ALAMAT : Perum Mutiara Indah, Gang II, BB 08, Kudu, Baki
Sukoharjo
E-MAIL : liapolitama@gmail.com
PENDIDIKAN : 1. S1 FISIP UNS lulus tahun 1994
2. D3 ASMI Surakarta lulus tahun 2001 (Relevansi)
3. Studi lanjut S2 Magister Administrasi Publik UNS tahun 2008
PEKERJAAN : Dosen
INSTANSI : Politeknik Pratama Mulia Surakarta Jl. Haryo panular 18A Surakarta
JABATAN : Ketua Jurusan Administrasi Perkantoran dan Sekretaris POLITAMA
KEORGANISASIAN :
1. ASESOR Badan Akreditasi Nasional (BAN PNF)
2. Trainner & Konsultan Manajemen pada Lembaga Pengembangan Profesi Mitra Usaha Mandiri
3. Pengurus Lembaga Sertifikasi Profesi Administrasi Perkantoran dan sekretaris Indonesia (LSP APSI) cabang Surakarta, Bidang Akreditasi
4. Pengurus ISI (Ikatan Sekretaris Indonesia) Cab Surakarta
5. Verifikator Ujian Tugas AkhirSMK Eks Surakarta dan Jawa Timur
6. Penguji Uji Kompetensi Produktif SMK Eks Surakarta dan Jawa Timur
7. Penuji Uji Kompetensi Keahlian SMK Eks Surakarta dan Jawa Timur
8. Juri lomba LKS Bidang Administrasi Perkantoran Tingkat Kabupaten di Jawa Tengah Selengkapnya...

Followers

About Me

CV dari Kajur D3 Administrasi Perkantoran dan Sekretaris POLITAMA Surakarta. NAMA LENGKAP : Hj. Siti Achaliyah, S.Sos NAMA PANGGILAN : Lia ALAMAT : Perum Mutiara Indah, Gang II, BB 08, Kudu, Baki Sukoharjo E-MAIL : liapolitama@gmail.com PENDIDIKAN : 1. S1 FISIP UNS lulus tahun 1994 2. D3 ASMI Surakarta lulus tahun 2001 (Relevansi) 3. Studi lanjut S2 Magister Administrasi Publik UNS tahun 2008 PEKERJAAN : Dosen INSTANSI : Politeknik Pratama Mulia Surakarta Jl. Haryo panular 18A Surakarta JABATAN : Ketua Jurusan Administrasi Perkantoran dan Sekretaris POLITAMA KEORGANISASIAN : 1. ASESOR Badan Akreditasi Nasional (BAN PNF) 2. Trainner & Konsultan Manajemen pada Lembaga Pengembangan Profesi Mitra Usaha Mandiri 3. Pengurus Lembaga Sertifikasi Profesi Administrasi Perkantoran dan sekretaris Indonesia (LSP APSI) cabang Surakarta, Bidang Akreditasi 4. Pengurus ISI (Ikatan Sekretaris Indonesia) Cab Surakarta 5. Verifikator Ujian Tugas AkhirSMK Eks Surakarta dan Jawa Timur 6. Penguji Uji Kompetensi Produktif SMK Eks Surakarta dan Jawa Timur 7. Penuji Uji Kompetensi Keahlian SMK Eks Surakarta dan Jawa Timur 8. Juri lomba LKS Bidang Administrasi Perkantoran Tingkat Kabupaten di Jawa Tengah