Di dalam jurusan sekretaris terdapat mata kuliah Etika Profesi yang mengajarkan kepada mahasiswa tentang tindakan dan tanggung jawab seseorang di dalam dunia kerja/dunia bisnis.
A. Kesadaran dalam hal bertindak
Berupa kesadaran moral, yaitu suatu keinsyafan akan adanya kaidah kesusilaan, walaupun potensi atau dasar untuk itu barang kali sudah dimiliki sejak ia masih di dalam kandungan.
Penilaian melalui pikiran dan juga mungkin melalui perasaannya tersebut sering disebut sebagai penilaian etis atau moral.
Perkembangan pikir manusia tentang moral atau tingkah laku manusia dapat dikatakan mempunyai tiga tahapan atau tiga tingkat:
1. Tingkat in stink yaitu tindakan secara feflek atau spontan dimiliki manusia dan hewan. Misalnya tersulut api, kita secara reflek menghindar, mata kita kena sinar terlalu menyilaukan atau akan kemasukan debu kita cepat-cepat memejamkannya.
2. Tingkat kebiasaan yaitu suatu yang sudah disepakati dimiliki manusia dan hewan. Misalnya menunduk bila lewat di depan orang yang lebih tua, adat ninik mamak di Minangkabau yang lain dengan patrilinial yang berlaku di Masyarakat Jawa
3. Tingkat Kesadaran yang dimiliki hanya pada manusia. Misalnya seseorang mendapatkan kebebasan untuk memutuskan dan menentukan kebebasan moralnya sendiri, oleh sebab itu ia pun harus mempertanggung jawabkan sebagai keputusan dan tanggung jawabnya sendiri.
Tahap-tahap pertumbuhan moral dari Kholberg sebagai mana diuraikan Eka Darma Putra dalam bukunya Etika Sederhana Untuk Semua. Kohlberg membedakan tiga jenjang kesadaran moral yaitu:
1. Moralitas Pra Konvensional
a. Moralitas takut hukum, didasarkan kepada ketakutan akan hukum. Misalnya jangan mencuri, jika nanti mencuri akan mendapat hukuman pidana.
b. Moral instrumental, tidak lagi didasarkan kepada perasaan takut hukum semata, tetapi didasarkan pada perhitungan akan akibat suatu perbuatan dilihat dari sudut kepentingandiri sendiri. Moralitas ini dilihat sebagai alat untuk mengurangi pederitaan sejauh mungkin. Misalnya bila saya korupsi saya tidak akan dipercaya lagi.
2. Moralitas Konvensional
a. Moralitas patuh pada masyarakat, terdapat pada masyarakat gemeinschaft atau pedesaan. Ukuran baik dan jagat tidak lagi ditetapkan diri sendiri dengan segala perhitungannya, tetapi ditetapkan masyarakat. Perbuatan baik adalah perbuatan yang memenuhi harapan masyarakat. Jahat adalah yang bertentangan dengan harapan masyarakat.
b. Moralitas Patuh Hukum, moralitas sebagai tuntutan hukum yang lebih berdimensi universal.
3. Moralitas Purna Konvensional
a. Moralitas rasional, lebih pada rasio manusia tidak lagi terkukung oleh kepatuhan kepada hukum yang berlaku seperti pada tahap sebelumnya.
b. Moralitas suara hati, keputusan moral tidak hanya didasarkan kepada pertimbangan rasional tetapi didasarkan kapada suara hati yaitu desakan yang terdapat dalam kehidupan batin manusia untuk menimbang nimbang perilakunya, apakah keputusan ini diambil atau ditinggalkan.
Dalam tahap pra konvensional dan konvensional tuntutan moral bersifat: heteronom adalah ditetapkan oleh pihak di luar pelakunya. Moralitas rasioanal tuntutan moral bersifat otonom adalah tuntutan yang berasal dari pelakunya.
Selengkapnya...
Jumat, 23 April 2010
TANGGUNG JAWAB MORAL
SEKRETARIS DENGAN SURAT-SURATNYA
Surat adalah media komunikasi dalam bentuk tulisan yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga ke seseorang atau lembaga lainnya.
Surat yang baik memiliki ciri sbb:
1)Tidak mengandung makna ganda
2)Antara penerima dan pengirim memiliki maksud yang sama
3)Sederhana
4)Tepat menggunakan kata dalam pemakaiannya
5)Tulisannya tersusun rapi dan berurutan
Bahasa yang digunakan dalam surat,sebaiknya:
1.Mengutamakan sama derajat
2.Tegas
3.Mudah dimengerti oleh pembaca
4.Menggunakan bahasa yang sopan
5.Jelas antara penulisan dan makna
Adapun fungsi surat adalah sbb:
1.Sebagai media komunikasi
2.Sebagai bukti tertulis
3.Sebagai pedoman kerja dan bertindak
4.Sebagai wakil / duta organisasi
5.Sebagai dokumentasi
6.Sebagai alat pengingat
7.Sebagai bukti historis dan bukti keamanan
PENGGOLONGAN SURAT :
Berdasarkan Wujud Surat.
Kartu Pos(Terbuka).Pada umum nya berukuran 15x10 terbuat dari kertas karton.
Warkat Pos(Terbuka).Wujudnya berupa lipatan kertas,bagian isi lipatan yang tertutup dan bagian alamat pada lipatan yang terbuka,lebih ekonomis.
Memorandum/Memo.Digunakan oleh suatu kantor/instansi, biasanya dibuat oleh atasan utuk bawahannya.biasanya berisi,permintaan informasi, pemberian informasi, referensi, himbauan, peringatan, dan penugasan.
Surat bersampul.Merupakan surat tertutup, karena yang mengetahui hanya pengirim dan penerima ,isinya biasanya rahasia.
Berdasarkan isi surat:
Surat Undangan Surat Pengumuman Surat Berita acara
Surat Pengantar Surat Peringatan Surat Laporan
Surat Pemberitahuan Surat Permohonan Ijin Surat Rekomendasi
Surat Permohonan Bantuan Surat Perintah Surat Balasan
Surat Keterangan Surat Perjanjian Surat Telegram
Surat Tugas Surat Keputusan Surat Memo
Surat Edaran Surat Pengusulan Nota Dinas
Surat Pernyataan Surat Kuasa
Dalam kaitannya dengan urusan bisnis dikenal adanya,
Surat Bisnis
Surat Permintaan Barang
Surat Penawaran
Surat Pemesanan
Surat Penolakan Pesanan
Surat Pengiriman
Surat Perjanjian
Dalam kepentingannya dengan pribadi/keluarga dikenal adanya,
Surat Lamaran Kerja
Surat Ucapan Selamat
Surat Ucapan Terima Kasih
Surat Ucapan Permintaan Maaf
Surat Ucapan Belasungkawa
Surat Ucapan Persahabatan
Berdasakan Kepentingannya:
Surat Dinas.
Surat yang bersifat kedinasan baik dinas pemerintah maupun dinas swasta,biasanya bersifat resmi dan menggunakan bahasa Indonesia baku.
Surat Niaga atau Surat Bisnis.
Surat yang digunakan dalam dunia bisnis atau perniagaan,biasanya bersifat resmi namun tidak selalu menggunakan bahasa Indonesia baku (fleksibel)
Surat Pribadi.
Surat yang digunakan untuk keperluan pribadi atau keluarga,sifatnya tidak resmi baik struktur surat, bahasa surat maupun penyampaiannya.Namun ada beberapa surat pribadi yang bersifat resmi,misalnya Surat Lamaran Kerja.
Berdasarkan Jumlah Penerimanya.
Surat Biasa.
Surat yang dikirimkan oleh seseorang atau instansi kepada seseorang atau instansi lain.
Surat Edaran.
Surat yang dikirimkan untuk beberapaorang atau instansi, namum masih terbatas.
Pengumuman.
Surat yang ditujukan kepada khalayak ramai (beberapa orang atau instansi yang identitasnya tidak dapat ditunjukkan satu persatu.
Berdasarkan Keamanan Isinya.
Surat Biasa.
Surat yang apabila dibaca oleh pihak lain tidak akan merugikan penerima atau pengirimnya,Misalnya: Surat Undangan dan Surat Edaran.
Surat Rahasia.
Surat yang isinya hanya boleh diketahui oleh pihak yang dituju,tidak boleh diketahui oleh pihak lain.Dan biasannya ditandai oleh kata”RAHASIA”atau disingkat”RHS”.
Surat Sangat Rahasia
Biasanya Surat ini berhubungan dengn keamanan Negara,Biasanya ditandai oleh kata.”Sangat Rahasia” atau disingkat “SRHS”.
Berdasarkan Cara Penyampaiannya.
Surat Biasa
Surat seperti ini biasanya tidak memerlukan jawaban atau tanggapan dengan segera.Namun meskipun begitu,setiap surat harus ditanggapi dengan segera.
Surat Segera.
Surat yang harus segera ditanggapi oleh penerimanya.
Surat Sangat Segera.
Surat yang harus sesegera mungkin harus diketahui dan ditanggapi oleh penerimanya baik pengiriman maupun penyelesaiannya harus sesegera dilakukan,tidak boleh ditunda–tunda.
Selengkapnya...
SEKRETARIS DAN TUGAS-TUGASNYA
Sekretaris berasal dari kata secretum(bahasa latin)yang artinya rahasia.Jadi yang dimaksud sekretaris adalah seseorang yang diberi kepercayaan untuk menjaga rahasia atau segala hal penting oleh pimpinan atau perusahaan.Sehingga salah satu tugas sekretaris adalah menjaga dan menyimpan rahasia pimpinan atau perusahaan.Sekretaris juga dapat diartikan sebagai seseorang yang tugasnya membantu dan meringankan beban tugas pimpinan.Jadi sekretaris dapat disebut pembantu pimpinan.Tugas-tugas sekretaris sangat penting,karena
tanpa adanya sekretaris,pimpinan akan merasa kesusahan dalam mengerjakan tugas-tugasnya.Jadi sangat salah orang yang beranggapan bahwa pekerjaan sekretaris adalah pekerjaan mudah.Pekerjaan sekretaris tidak dapat dianggap remeh dan mudah,karena membutuhkan keahlian dan keterampilan khusus yang dapat diperoleh dengan mengikuti jenjang pendidikan formal..Namun pendidikan formal saja tidaklah cukup untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas kantor.Dan juga diperlukan latihan teknis dan pengalaman yang
memadai, sehingga dapat memberikan pengarahan kepada anak buahnya.Pekerjaan yang diemban sekretaris disebut kesekretariatan.Sedangkan tempat kerja sekretaris disebut sekretariat.Sekretaris dibedakan menjadi 2 macam, yaitu
1.Sekretaris Pribadi(SEKPRI), yaitu sekretaris yang tugasnya membantu seorang pimpinan dan tidak memiliki anak buah.
Contoh: Sekretaris Direktur.Sekretaris Manajer, Sekretaris Rektor, Sekretaris
Menteri.
2.Sekretaris Eksekutif/Sekretaris Umum, yaitu
sekretaris yang tugasnya membantu satu unit instansi/lebih, dan memiliki anak buah.
Contoh:Sekretaris Wilayah, Sekretaris Yayasan, Sekretaris Negara, Sekretaris Direktorat Jendral. Seorang sekretaris harus dapat mengerjakan tugas-tugas kantor,misalnya,surat menyurat, menelpon, mengetik,mengoperasikan computer,kearsipan,korespondensi,dsg.
Tugas-sekretaris dapat dikelompokkan menjadi 4, yaitu:
1.Tugas Rutin
Tugas yang setiap hari dikerjakan,tanpa adanya perintah khusus dari pimpinan.Misalnya,membuka dan membuat konsep surat,mengetik,menelpon,menerima tamu,tata kearsipan dan korespondensi.
2.Tugas Khusus
Tugas yang memerlukan perintah khusus dari pimpinan atau membutuhkan pertimbangan dan pengalaman yang dimiliki sekretaris.Misalnya, membuat perjanjian mengirim faksimil.dsg.
3.Tugas Kreatif
Tugas yang muncul dari inisiatif atau pemikiran sekretaris itu sendiri.ini untuk mempermudah pekerjaan seorang pimpinan.
Contoh: Menata tata ruang Kantor,mengirimkan ucapan selamat.
Tugas untuk kerjasama
A.Kerjasama dengan dunia luar.
sekretaris ditunjuk untuk melakukan kerjasamadengan perusahaan lain.Disini sekretaris ditunjuk sebagai Contact Person, yaitu satu-satunya yang dapat dihubungi untuk berhubungan dengan pimpinan atau perusahaan.
B.Kerjasama di bidang Organisasi.
Merupakan hal yang paling utama, yaitu hubungan antara sekretaris dengan atasannya dan pekerjaannya. Sekretaris dituntut untuk mempermudah dan mengefektifkan pekerjaan atasan.
Adapun kegiatan sekretaris dalam organisasi,antara lain:
1.Dictation.Disini sekretaris dituntuk untuk dapat menulis dengan cepat saat di dekte
meskipun dapat menggunakan peralatan canggih.
2.Kalender Atasan.Sekretaris harus bmampu menyusun jadwal kerja atasan,agar mudah dibaca. Adakalanya sekretaris mengingatkan atasan bilamanaperlu.
3.Memproses Persiapan Perjalanan Pimpinan.Sekretaris harus mampu mempersiapkan segala keperluan perjalanan dinas pimpinan. Sekretaris harus tahu segala hal penting yang bsrhubungan dengan perjalanan
dinas pimpinan.
4.Penampilan Kantor. Sekretaris harus mampu untuk mengatur tataruang kantor seorang pimpinan,dengan baik agar tercipta kesan rapi,indah,efisien.sederhana, sehingga membuat tamu yang berkunjng
berkesan.Karena mi merupakan gambaran perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
5.Menjaga Pintu.Sekretaris disini bertugas dalam pengambilan keputusan,siapa tamu yang diterima untuk bertemu dengan pimpinan,ditolak,dan disuruh menunggu.Dalam hal ini sebaiknya sekretaris berkomunikasi yang efektif dengan pimpinan sehingga dapat menangkap perspektif atasannya dengan benar.
6.Pekerjaan Rutin.Pekerjaan yang biasa dikerjakan sekretarismeliputi perencanaan,penjadwalan dan pengawasan jadwal yang baik.Agar efisiensi dan efektifitas tetap terjaga,sekretaris perlu memperhatikan kegiatan atasan.
7.Laporan.dalam
membuat laporan sekretaris perlu melakukan riset. Namun tidak terbatas dengan riset saja,tetapi juga untuk laporan tahunan,laporan rapat, dan laporan produksi.
8.Rapat.
Sekretaris perlu tahu bagaimana mempersiapkan penyelenggaraan rapat,mulai dari persiapan, membuat undangan, mengatur tempat,mempersiapkan agenda dan laporan..dan mempersiapkan pimpinannya untuk
memimpin atau menghadiri suatu rapat,sampai mencatat hasil rapat.
9.Pengarsipan.Yaitu
penyimpanan data-data penting misalnya surat masuk/surat keluar,memo dll yang isinya mengenai hubungan dan perjanjian dengan pihak lain,dapat berbentuk salinan/asli.Ini berfungsi untuk dapat menemukannya dalam waktu singkat.
Selengkapnya...
Kamis, 08 April 2010
SEKRETARIS POLITAMA ITU BISA APA SAJA?
Sekretaris Politeknik Pratama Mulia Surakarta mendapat pelatihan di dalam mata kuliah2 yang mahasiswa ambil. Mahasiswa sekretaris peka dalam setiap praktek ataupun pelatihan yang diberikan dosen. Dengan begitu tugas2 yang diberikan dosen dapat dikerjakan dengan hasil yang cukup memuaskan,
maka dari itu sekertaris POLITAM dapat diandalkan didalam dunia kerja nantinya. Ketrampilan yang dimiliki mahasiswa sekretaris meliput:
1. dapat mengoprasikan mesin fax.
2. dapat mempraktekkan menelpon dan menerima telphon sesuai etika menelphon.
3. dapat menjalankan mesin laminating dan jilid sepiral.
4. menguasai komputer dengan aplikasi mikrosof office misal word, pawerpoint dan exell
5. dapat menata ruang kantor.
6. dapat mengerjakan kas kecil atau pembukuan.
7. membuat perjalanan dinas dan agenda pimpinan.
8. menulis stenografi.
9. mengagenda dan mengarsip surat masuk dan surat keluar.
10. membuat surat keluar bahasa inggis maupun indonesia.
11. mengetik buta berirama.
12. dituntut menjadi mahasiswa kreatif dan inovatif.
13. dan lain sebagainy.
Jadi menurut saya sekretaris dapat masuk dalam segala tempat di dalam kantor atau organisasi. Masuklah dan bergabung bersama kami D3 Sekretari Politeknik Pratama Mulia Surakarta. Alamat mudah ditemukan, asal saudara tahu pasar kembang n pasar kadipolo solo, saudara akan mudah
menemukan POLITAMA kampus 2. Karena POLITAMA terletak dekat dengan pasar kembang dan POLITAMA terletak di belakang pasar kadipolo solo masuk gang. oke thx
Selengkapnya...
SELESEI JUGA PELATIHAN PAYET SEKRETARI POLITAMA
Hemm. . lega juga pelatihan payet selese. peserta terdiri dari ibu2 yang berdomisili di surakarta. Setiap peserta mendapatkan alat dan bahan payet,
kami memberikan bahan praktek kepada setiap peserta. Sebelum praktek saya memberikan pembekalan dasar2 tusuk/aplikasi payet kepada para peserta, mereka bertanya dan sewaktu2 bertanya tentang apa yang tidak mereka mengerti. Ibu endang adalah salah satu peserta yang baru dalam dunia payet, tetapi hasil pekerjaan ibu endang sangat memuaskan, rapi, serta model yang kreatif. Maka dari itu ia mendapatkan doorprice berupa bahan payet dari kami. Kami berharap ketrampilan yang kami tularkan dapat bermanfaat untuk kedepanny. Terimakasih untuk pihak2 yang telah membantu kegiatan kemasyarakatan kemarin. Untuk pemimbing yang sabar dan pantang menyerah semoga sukses selalu.
Selengkapnya...